Megawati Sanjung Peran Luar Biasa Al Bukhari untuk Peradaban Islam

2 hours ago 1
ARTICLE AD BOX

Samarkand -

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyanjung peran luar biasa perawi hadis Nabi Muhammad, Imam Al Bukhari, terhadap peradaban Islam. Dia mengatakan sosok Al Bukhari juga memberikan pengaruh terhadap pemikiran dan tindakan Presiden pertama RI Sukarno (Bung Karno).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketum PDIP dalam orasi ilmiah penganugerahan gelar profesor kehormatan bidang pariwisata kebudayaan berkelanjutan di Silk Road International University of Tourism and Cultural Herigate, Samarkand, Uzbekistan, Sabtu (21/9/2024).

Megawati awalnya mengatakan pengembangan wisata tak boleh menjadi ajang eksploitasi ekonomi semata. Dia mengatakan pariwisata harus memperkuat fungsi sosial budaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal inilah yang ditegaskan Smith dalam Issues in Cultural Studies tahun 2003, yang menekankan pentingnya pariwisata sebagai alat memperkenalkan keunikan dan warisan budaya termasuk pesan-pesan terhadap pelestarian lingkungan," ujarnya.

"Dalam pandangan Smith, budaya lokal menjadi daya tarik utama pengembangan ekonomi. Ada juga yang mengatakan, bahwa warisan budaya dapat dikodifikasi menjadi produk untuk pasar pariwisata. Pandangan ini ditegaskan oleh Greenwood dalam bukunya Culture by the Pound (1989)," sambungnya.

Meski demikian, Megawati memandang pariwisata harus ditempatkan sebagai pemaknaan terhadap kebudayaan. Dia mengatakan wisata tak boleh terlepas dari aspek sejarah, geografis dan tradisi spiritual.

Megawati pun menilai Uzbekistan sebagai titik temu kebudayaan dan tradisi spiritual. Dia mengatakan Uzbekistan, terutama Samarkand, diberkahi dengan keberadaan Al Bukhari yang punya peran besar bagi dunia Islam.

"Uzbekistan dalam penilaian saya, menjadi titik temu sintesa kebudayaan. Persemaian berbagai budaya dan agama memang terjadi di tempat yang secara geografis sangat strategis. Pengalaman saya pribadi, ketika memasuki Uzbekistan selalu membangkitkan kehendak untuk berkontemplasi. Di tempat ini Allah telah memberi rahmat bagi peradaban Islam yang luar biasa melalui Imam besar Muhammad Al Bukhari," ujarnya.

Dia mengatakan kepeloporan Bukhari itu yang mendorong Bung Karno meminta pemerintah Uni Soviet mencari di mana Al Bukhari dimakamkan. Permintaan Bung Karno itu membuahkan hasil dan makam Al Bukhari menjadi salah satu tujuan ziarah dan wisata religi paling ramai di Uzbekistan.

"Imam Bukhari merupakan ulama hadis terkemuka yang ikut mengukir sejarah peradaban Islam. Namanya menjulang tinggi di seantero dunia Islam, melalui karyanya: Shahih al-Bukhari, al-Tarikh al-Kabir, dan al-Adab al-Mufrad," ujarnya.

Megawati mengatakan karya Al Bukhari yang meriwayatkan hadis-hadis Nabi Muhammad itu terus dikaji dan menjadi sumber etika serta hukum dunia Islam. Ketua Dewan Pengarah BRIN dan BPIP ini pun mengagumi cara Bukhari meriwayatkan hadis-hadis Nabi secara sahih.

"Di Indonesia, buku-buku karya Imam Bukhari dipelajari, bahkan dihafalkan di madrasah dan pesantren, lembaga pendidikan Islam Indonesia. Bahkan dengan bangga kami sampaikan, wajah Islam Indonesia yang ramah, sejuk, toleran, dan moderat, banyak dipengaruhi oleh pemikiran dan hadis-hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari," ucapnya.

Read Entire Article